Pupuk SS
(AMMOPHOS)
Pupuk SS (Superstikpos) merupakan
pupuk Mono Amonium Phospat dengan rumus NH4(H2PO4)
dimana kandungan Nitrogennya 16%, Phospor 20% dan Belerang 12%. Pupuk Amophos
ini dengan merek dagang SS
(Superstikpos) sudah lama dikenal di Indonesia, diperdagangkan dalam bentuk
butiran berwarna abu-abu muda dan sudah lama digunakan pada berbagai tanaman.
(Sarief, 1985; Hakim dkk, 1988). Sarief (1985) dan Soepardi (1987) menyatakan
bahwa pupuk Amophos ini dapat menggantikan ZA dan DS mengingat N dan P2O5
nya tersedia dalam bentuk yang hampir sama dengan ZA dan DS. Menurut Tso
(1972), nitrogen merupakan unsur penting yang sangat berpengaruh terhadap
pertumbuhan tanaman, produksi dan kualitas tembakau yang dihasilkan.
KATEGORI :
MAJEMUK
Fungsi Unsur N, P, dan S
Unsur P sangat diperlukan tanaman
pada tahap awal pertumbuhan, terutama untuk memacu pertumbuhan dan perkembangan
akar. N dapat mempengaruhi ketersediaan dan meningkatkan penyerapan P. Apabila
unsur P diaplikasikan bersama dengan N, maka P akan lebih tersedia sehingga
lebih banyak diserap tanaman dibandingkan apabila P diaplikasikan sebagai pupuk
tunggal. Unsur S dapat juga meningkatkan efisiensi pemupukan N, sehingga jumlah
N yang diambil oleh tanaman lebih banyak.
Kandungan Hara :
-
Nitrogen (N) = 16 %
- Phosphat (P2O5)
= 20 %
- S (Sulfur) = 12 %
Ketiga
unsur hara tersebut adalah komponen protein terserap awal oleh
tanaman pada fase pertumbuhan vegetatif (pertumbuhan akar, daun dan anakan),
selanjutnya ditranslokasikan ke dalam tanaman dan berperan untuk proses
peningkatan produksi tanaman.
Unsur P sanngat diperlukan tanaman
pada fase awal pertumbuhan, terutama untuk memavu pertumbuhan dan pekembangan
akar. N dapat mempengaruhi ketersediaan dan meningkatkan penyerapan P. apabila
unsur P diaplikasikan bersama unsur N maka P akan lebih tersedia ehinga lebih
banyak diserap tanaman dibandingkan apabila P diaplikasikan sebagai pupuk
tunggal. Unsur S dapat juga meningkatkan efisiensi pemupukan N sehingga jumlah
N yang diambil oleh tanaman akan lebih banyak. Karena peran pentingnya pupuk SS
Ammophos sangat direkomendasikan untuk pupuk dasar sebelum tanah ditutup mulsa,
atau dicampurkan dengan media tanam sebelum tanaman ditanam baik itu tabulampot
maupun media tanam memakai polybag dengan dosis 20 gram per tanaman.
Anjuran pemakaian Pupuk SS AMMOPHOS
JENIS TANAMAN/ DOSIS
PER HEKTAR
WAKTU APLIKASI
Padi
150-200
kg 14
HST
Kentang
500-800
kg Pupuk
dasar
Cabai
200-400
kg Pupuk
dasar
Tomat
200-400
kg Pupuk
dasar
Semangka
200-300
kg Pupuk
dasar
Bawang daun
200-300
kg 14
HST
Bawang merah
200-250
kg Pupuk
dasar
Jagung
200-300
kg 7
HST
Kubis
150-200
kg 7
HST
Papaya
200-250
kg 6
HST
Seledri
100-150
kg 7
HST
Brokoli
100-150
kg 14
HST
Terong
200-300
kg Pupuk
dasar
Timun
150-200
kg Pupuk
dasar
Buncis
150-200
kg Pupuk
dasar
Kacang panjang
150-200
kg Pupuk
dasar
Sawi
100-150
kg 7
HST
Pare
200-300
kg Pupuk
dasar
Kelapa sawit
400-500
kg 2-3
kali setahun
Karet
600-800
kg 2
kali setahun
Tanaman
buah-buahan 400-800
kg 2-3
kali setahun
Sumber :
http://superpupuku.blogspot.com/2018/09/pupuk-ammophos.html